June 13, 2024

SEPUTAR INFORMASI TUTORIAL

Tutorial online terbaik dan terpopuler

Tips Sehat Makan Daging Kambing Bebas Colesterol

4 min read
Tips Sehat Makan Daging

Tips Sehat Makan Daging, Daging kambing bisa memberikan dilema tersendiri bagi sebagian masyarakat Indonesia. Meskipun dikenal memiliki rasa yang sangat nikmat, dalam realitanya daging kambing memiliki reputasi sebagai bahan makanan yang kurang sehat. Lantas, apakah tidak ada cara yang aman agar kita bisa tetap menikmatinya? Berikut Tips Sehat Makan Daging Kambing.

Tips Sehat Makan Daging Kambing

Pakar kesehatan menyebut hobi makan daging kambing bisa saja memberikan dampak buruk bagi kadar kolesterol atau kesehatan jantung. Karena alasan inilah kita harus berhati-hati saat mengonsumsinya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan agar tetap bisa sehat saat makan daging kambing.

1. Membatasi porsinya

Sebenarnya, daging kambing masih termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan nutrisi. Sayangnya, jika dikonsumsi dengan berlebihan, bisa menyebabkan dampak yang kurang baik seperti kolesterol tinggi, kenaikan berat badan, hingga di abetes. Karena alasan inilah sebaiknya kita membatasi konsumsinya. Pakar kesehatan merekomendasikan konsumsi maksimal 50 gram daging kambing saja setiap kali makan. Hanya saja, jika kita memang sangat menyukainya, batasan ini masih bisa di tambah hingga 100 gram asalkan kita tidak memiliki masalah kesehatan apapun. Selain itu, jika kita ingin makan sate kambing, sebaiknya membatasinya maksimal 10 tusuk saja setiap hari. Jika ingin daging kambing yang di jadikan rendang atau gulai, sebaiknya di batasi satu atau dua potong saja karena biasanya sudah memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi.

2. Pilihlah daging yang memiliki kandungan lemak rendah

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk lebih cermat dalam memilih daging kambing. Sebagai contoh, kita sebaiknya memilih bagian paha yang kandungan lemaknya paling rendah. Selain itu, jika kita merebusnya, sebaiknya membuang air rebusan yang sudah di penuhi oleh lemak yang ikut keluar.

3. Jangan memilih daging kambing yang dibakar

Sate kambing atau olahan daging bakar lainnya memang bisa menawarkan kenikmatan tersendiri, namun jika kita sering mengonsumsinya, di khawatirkan akan mendapatkan kandungan karsinogen yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker. Biasanya, kandungan ini berasal dari bagian daging yang gosong saat di bakar. Selain itu, sebaiknya kita juga tidak memilih daging kambing yang di goreng, apalagi di beri tambahan tepung. Daging ini ternyata memiliki kandungan kolesterol dan kalori yang sangat tinggi. Hal yang sama juga berlaku pada daging kambing yang di olah dengan tambahan santan atau minyak layaknya gulai atau tongseng. Sebaiknya kita mengonsumsi dagingnya saja, tidak bersama kuahnya demi mencegah kolesterol tinggi. Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk mengonsumsi daging kambing yang di olah dengan cara di panggang atau di rebus karena biasanya lebih aman dan sehat untuk di konsumsi.

4. Jangan lupakan sayuran dan buah-buahan

Meskipun daging kambing rasanya memang sangat nikmat, sebaiknya kita tidak melupakan asupan sayur dan buah-buahan saat mengonsumsinya. Keberadaan sayur bisa menjadi penyeimbang daging karena adanya kandungan serat yang ada di dalamnya. Serat ini tak hanya bisa membantu melancarkan pencernaan, namun juga bisa mencegah proses penyerapan kolesterol dari daging kambing yang kita konsumsi.

Konsumsi buah juga bisa di lakukan sebelum atau beberapa saat setelah mengonsumsi daging kambing. Keberadaan buah bisa membantu mencegah peningkatan kadar kolesterol dalam darah.

5. Konsumsi daging kambing sesekal

Selain membatasi porsinya, sebaiknya kita juga mengonsumsi daging kambing sesekali saja. Hal ini di harapkan bisa membantu mencegah peningkatan risiko terkena berbagai masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Tips Tercegah dari Demam Berdarah

Tips Sehat Makan Daging

Memasuki musim penghujan seperti saat ini, sangat banyak penyakit yang memungkinkan untuk berkembang bersamaan dengan tingginya curah hujan, salah satunya adalah demam berdarah dengue. Dengan banyaknya genangan yang terbentuk dari penampungan air terbuka atau lubang-lubang, membuat nyamuk Aedes aegypti sangat mudah berkembang biak. Demam berdarah dengue atau biasa di singkat menjadi DBD merupakan salah satu penyakit yang harus di waspadai. DBD termasuk salah satu penyakit yang mampu menyebabkan kematian bagi penderitanya. Di Indonesia sendiri per Desember 2021, jumlah kematian akibat DBD mencapai 472 Kasus. Dengan angka tersebut, di harapkan masyarakat bisa lebih berhati-hati dan waspada terkait penyakit bawaan yang biasa hadir bersamaan dengan musim penghujan seperti saat ini.

Tips Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Berikut ini merupakan beberapa hal yang dapat di lakukan untuk menghindari infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, Di antaranya adalah:

  • Memasang kelambu di kamar tidur dan kasa pada setiap lubang ventilasi dan jendela
  • Menggunakan repellent atau obat oles anti nyamuk
  • Memakai baju lengan panjang dan celana panjang Menerapkan 3M (Menguras, Menutup, Mendaur ulang)
  • Memperbanyak konsumsi vitamin C
  • Mengikuti program vaksinasi dengue sesuai dengan arahan dan petunjuk dokter

Dengan mengetahui dan menjalankan beberapa langkah di atas, di harapkan mampu meminimalisir kemungkinan paparan demam berdarah dengue. Tetap jaga protokol kesehatan secara ketat selama menjalankan aktifitas baik di dalam maupun di luar ruangan, dan bersegera dalam mendapatkan vaksinasi dosis primer maupun dosis lanjutan (booster) untuk meningkatkan kekebalan diri dan membentuk kekebalan kelompok di masa pandemi.

Dengan memperhatikan berbagai hal ini, kita tetap bisa menikmati daging kambing tanpa perlu khawatir akan mengalami gangguan kesehatan dan cara mencegah terjadinya demam berdara nya Moms. Dan jika Moms masih penasaran dengan tips dan cara laian nay Moms bisah cek artikel di palabrafiel nya Mos.