No Widgets found in the Sidebar

Terupdate, Puluhan Ballpress Sepatu Bekas Ilegal Sitaan Bea Cukai Di rebut Warga

Terupdate, Puluhan Ballpress Sepatu Bekas Ilegal, Sebuah video yang merekam aksi warga merebut paksa ballpress berisi pakaian

dan sepatu bekas ilegal yang di sita Bea Cukai Teluk Nibung, Tanjungbalai viral di media sosial. Warga yang tak terima ballpress itu di sita-

lantas merebut kembali barang-barang tersebut. Aksi rebut paksa warga itu di ketahui terjadi di depan kantor perusahaan ekspedisi

di Jalan Sudirman Kota Tanjungbalai, pada Senin, 19 September petang. Dalam rekaman yang di lihat, terlihat puluhan warga baik pria maupun wanita

beramai-ramai mengulingkan puluhan ballpress dari dalam truk, kemudian di naikkan ke becak bermotor dan membawanya pergi.

Balepress itu mulanya akan di kirim ke luar Tanjungbalai. Tiba-tiba petugas bea cukai datang ingin menyita barang itu.

Makanya orang-orang yang punya barang ramai-ramai datang merebut kembali barang mereka sebelum di sita,” kata Aris, salah seorang warga di lokasi.

Ia menyebut saat kericuhan itu terjadi, beberapa petugas bea cukai yang ada di sana tidak bisa berbuat banyak sebab, jumlah warga lebih ramai.

Wilayah Tanjungbalai selama ini memang kerap menjadi lalu lintas barang impor ilegal berasal dari berbagai negara di Asia.

Terpisah Kasi Kepatuhan Internal dan Bea Cukai Teluk Nibung, Lia Maysarah di konfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Saat itu, kata dia petugas tengah melakukan koordinasi dengan pihak ekspedisi dan sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang yang di curigai sebagai ballpress ilegal.

“Saat tim kami melakukan pemeriksaan di gudang ekspedisi tersebut, di ketahui terdapat sebanyak 26 ballpress di duga sepatu bekas illegal

yang akan di kirimkan dan langsung di lakukan penyegelan sebagai barang hasil penindakan,” kata Lia.

Namun, di tengah pemeriksaan aksi penyegelan ada puluhan warga memadati kantor ekspedisi tersebut. Mereka merupakan pemilik barang

sehingga menimbulkan upaya provokasi untuk mengeluarkan barang yang sebelumnya telah di segel . Bahkan seluruh barang itu telah di angkut

dan akan di bawa sebagai bukti barang hasil penindakan (BHP). Tim kami telah melakukan upaya pengamanan di truk

namun tidak dapat keluar dari lokasi karena di hadang dengan puluhan sepeda motor dan becak. Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan

dan jumlah massa lebih banyak dari tim yang bertugas terjadilah upaya penjarahan oleh masa dengan menurunkan kembali BHP,” ujarnya.

Dari 26 ballpress yang semula telah di segel menjadi barang hasil penindakan, tim Bea Cukai Teluk Nibung hanya bisa mengamankan 3 ballpress

yang di duga berisi sepatu bekas illegal tersebut. Lia menegaskan, memasukkan barang impor dalam kondisi bekas merupakan

komoditas larangan impor dan melanggar undang-undang Kepabeanan nomor 17 tahun 2006 dan UU nomor 7 tahun 2014

tentang ketentuan teknis lain nya dan peraturan menteri Perdagangan nomor 18 tahun 2021 tentang barang di larang impor.

baca juga: Viral Batu Menggelinding di Kali Gendol