No Widgets found in the Sidebar

Terkuak! Motif Seorang Wanita Menyuruh Orang Bacok Eks Pacar di Jaksel gegara Dendam

Terkuak! Motif Seorang Wanita Menyuruh Orang untuk Bacok Eks Mantan Pacar nya, Di ketahui Polisi sudah menangkap empat orang pelaku

terkait pembacokan yang menimpa pria inisial EYW (28), di duga pembacokan itu terjadi di karenakan motif sakit hati dan kecewa.

yang di duga suruhan mantan nya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Motif pembacokan itu pun terungkap.
“Motif nya dendam,” kata Kanit 2 Resmob Di treskrimum Polda Metro Jaya Kompol Maulana Mukarom saat di hubungi.

Ke empat pelaku yang di tangkap ini berinisial NPA (19), AMK (20), fan MHF (19). Ketiga pelaku pria itu di ketahui merupakan eksekutor pembacokan kepada korban.

Selain itu polisi juga menangkap perempuan inisial AB (21) yang merupakan pacar korban. AB yang menyuruh ketiga pelaku eksekutor untuk melakukan pembacokan terhadap korban.

“Jadi si perempuan ini minta tolong ke pelaku yang kebetulan mantan pacar yang bersangkutan juga,” kata nya.

Keempat pelaku di tangkap pada Kamis (22/9) di daerah Jakarta. Para pelaku di tangkap oleh Tim Opsnal Resmob Unit II di bawah pimpinan Kompol Maulanan Mukarom.

Pembacok Di bacok Suruhan Mantan Pacar


Bahkan Pembacokan yang terjadi di Jl Bulan Lili, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, viral di media sosial.

Di narasi kan, korban pria inisial EYW (28) di bacok sejumlah orang suruhan mantan pacar nya.

Peristiwa ini terekam CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV terlihat korban tiba-tiba di serang oleh dua pria bersenjata tajam.

Kedua pelaku menyerang korban secara membabi buta. Seorang pria yang mencoba menolong korban juga tidak luput dari serangan pelaku bersenjata itu.

dan Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan mengatakan pihak nya telah menerima laporan dari korban. Akibat kejadian tersebut,

EYW mengalami luka bacok di bagian kelingking dan kepala. dan untuk kondisi korban terbaru nya belum di ketahui.

baca juga: Terupdate, Puluhan Ballpress Sepatu Bekas Ilegal