No Widgets found in the Sidebar
Rupee Jatuh Ke Dolar
Rupee Jatuh Ke Dolar

Viral! Rupee Jatuh Ke 78,40 Per Dolar. New Delhi:Rupee turun 27 paise ke rekor terendah 78,40 (sementara) terhadap dolar AS pada hari Rabu karena arus keluar dana asing yang terus berlanjut dan kerugian dalam ekuitas domestik.

Greenback yang lebih kuat di luar negeri juga membebani sentimen rupee, kata pedagang valas. Namun, penurunan harga minyak mentah di pasar internasional membatasi kerugian rupee, tambah mereka.

Di pasar valuta asing antar bank, mata uang lokal dibuka datar di 78,13 melawan greenback dan menyaksikan tertinggi intra-hari di 78,13 dan terendah 78,40.

Unit domestik akhirnya berakhir pada rekor terendah di 78,40, turun 27 paise dari penutupan sebelumnya. Pada sesi sebelumnya, rupee telah menetap di 78,13 terhadap dolar AS.

Mengukur kekuatan greenback

Indeks dolar, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang, menguat 0,05 persen menjadi 104,48.

Sementara itu investor portofolio asing yang menarik uang dari negara itu sejak delapan hingga sembilan bulan terakhir secara berturut-turut kemungkinan juga akan memberikan tekanan pada mata uang domestik, kata para analis.

Sejauh ini di bulan Juni, investor asing telah menarik sekitar 38.500 crore .

“Rupee jatuh menuju posisi terendah baru sepanjang masa terutama karena dolar naik terhadap pasangan utama. Greenback naik menjelang kesaksian Ketua Fed. Harapannya adalah komentar itu bisa hawkish dan itu bisa mendukung dolar di level yang lebih rendah,” kata Gaurang Somaiya, Analis Forex dan Bullion, Motilal Oswal Financial Services.

Reserve Bank of India melakukan intervensi

Diketahui biasanya, reserve bank of india melakukan intervensi dipasar melalui likuiditas.

dan juga termasuk penjualan dolar dari cadangan devisa, dengan tujuan untuk mencegah depresiasi tajam nilai rupee sendiri.

Baca Juga  Obat Sirup Yang Di Tarik BPOM Di Peredaran

Serta untuk cadangan devisa india untuk pekan, berakhir pada 10 juni 2022.

Diperkirakan akan Turun sebesar $4,59 miliar menjadi $596,46 miliar, menurut data RBI.

Rupee India Terperosok 80 per dolar AS, Rekor Terendah Baru

Rupee Jatuh Ke Dolar

Pertama kalinya dalam sejarah India mata uang Rupee di laporkan jatuh ke lebih dari 80 per dolar AS pada Selasa(19/7).Inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat dan kekhawatiran resesi yang akan datang telah menjadi pemicu investor menghindari resiko dengan meningkatnya reli dolar yang luas dalam beberapa pekan terakhir.

Kebijakan moneter AS yang lebih ketat telah memperburuk arus keluar dari pasar negara berkembang seperti India, di mana investor asing telah menarik utang dan ekuitas bersih sekitar 30,8 miliar dolar AS (43 miliar dolar AS) tahun ini.Menanggapi hal ini Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman dalam pernyataan tertulisnya kepada Parlemen India mengatakan bahwa penurunan tajam rupee ada kaitannya dengan alasan eksternal.

“Faktor global seperti konflik Rusia-Ukraina, melonjaknya harga minyak mentah dan pengetatan kondisi keuangan global menjadi alasan utama melemahnya rupee.

Selanjutnya harga minyak mentah dan batu bara yang biasa di impor oleh India melonjak tinggi ini telah memperburuk neraca perdagangan. Hal ini dapat memperlebar defisit transaksi berjalan dan menyebabkan rupee terdepresiasi lebih lanjut. Di kutip dari The Straits Times, inflasi harga konsumen di India, ekonomi terbesar keenam di dunia, pada bulan Juni sedikit mereda menjadi 7,01 persen setelah mencapai level tertinggi selama delapan tahun di 7,79 persen pada bulan April.

Pada saat yang sama Menteri Keuangan menambahkan sejauh ini pada tahun 2022 mata uang India telah menguat terhadap pound Inggris, yen Jepang dan euro.

Pelemahan Dolar AS Angkat Rupiah ke Rp15.582

Nilai tukar rupiah bertengger di Rp15.582 per dolar AS pada Rabu (26/10) pagi. Mata uang Garuda menguat 40 poin atau 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,24 persen, baht Thailand melemah 0,09 persen, peso Filipina menguat 0,20 persen, won Korea Selatan menguat 0,20 persen, dan yuan China melemah 0,39 persen

Baca Juga  Santri Putra Di duga Di aniaya Teman nya

Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,10 persen, poundsterling Inggris melemah 0,23 persen, dan franc Swiss melemah 0,03 persen.

Lalu, dolar Australia melemah 0,06 persen, dan dolar Kanada melemah 0,02 persen.

Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah bakal menguat hari ini di tengah sentimen negatif yang masih tinggi di bursa global. Hal ini di karenakan imbal hasil obligasi AS yang turun dan di ikuti oleh pelemahan dolar.

“Namun penguatan rupiah akan terbatas menjelang rilis data ekonomi penting dan pertemuan bank sentral utama,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp15.550 per dolar AS – Rp15.650 per dolar AS.

Rupee Jatuh Ke Dolar India Jadi Mata Uang Terburuk di Asia

Rupee Jatuh Ke Dolar

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Rupee India Jadi Mata Uang Terburuk di Asia, Kok Bisa? “, Klik selengkapnya di sini: Rupee India menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia

Di lansir Bloomberg pada Selasa (21/12/2021), rupee anjlok hingga 1,9 persen pada kuartal IV/2021 seiring dengan penarikan .

Investor asing menjual saham India seiring dengan pemangkasan proyeksi dari Goldman Sachs Group Inc., dan Nomura Holdings Inc.

Defisit perdagangan yang tinggi mencapai rekor dan perbedaan kebijakan bank sentral dengan Federal Reserve (The Fed) juga telah memengaruhi daya tarik rupee.

“Perbedaan kebijakan moneter dan melebarnya transaksi berjalan telah menyebabkan depresiasi rupee dalam jangka pendek,” kata Kepala Pasar, Penjualan, Perdagangan, dan Penelitian Global ICICI Bank Ltd., di Mumbai B. Prasanna seperti di kutip dari Bloomberg, Selasa (21/12/2021). Depresiasi rupee adalah pedang bermata dua bagi Reserve Bank of India (RBI). Mata uang yang tengah lemah dapat mendukung ekspor di tengah pemulihan ekonomi setelah tsunami Covid-19.

Baca Juga  12 Cara Menghentikan Pendarahan

Namun, pada saat yang sama, kondisi itu juga menimbulkan risiko inflasi impor sehingga mempersulit bank sentral untuk mempertahankan suku bunga rendah lebih lama.

QuantArt Market Solutions memproyeksikan rupee akan jatuh menjadi 78 per dolar AS hingga akhir Maret, mendekati level terparah pada April 2020 senilai 76,9 per dolar AS.

Sementara itu, survei Bloomberg terhadap para pedagang dan analis memperkirakan rupee di level 76,50.

Saham Semakin Terpojok Rupee Jatuh Ke Dolar

Eksodus dana asing dari pasar saham telah menyebabkan indeks acuan S&P BSE Sensex turun sekitar 10 persen di bawah level tertinggi sepanjang masa pada Oktober. Meskipun demikian, rasio harga berjangka terhadap pendapatan satu tahun pada indeks Sensex mendekati 21, jauh lebih tinggi di bandingkan dengan 12 pada Indeks Pasar Berkembang MSCI. Artinya, ada ruang bagi ekuitas untuk jatuh lebih jauh. Obligasi telah melihat aliran keluar US$587 juta pada kuartal ini. Pesimisme pada rupee meningkat setelah defisit perdagangan India melebar ke level tertinggi sepanjang masa sekitar US$23 miliar November.

Namun, Goldmanc Sachs menilai likuiditas yang besar dalam sistem perbankan yang sebagian di kontribusi oleh pembelian dolar oleh RBI.

Kendati demikian, tidak semua analis pesimistis. UBS AG meyakini potensi kembalinya dana asing yang masuk pada kuartal mendatang karena penjualan saham di sejumlah korporasi termasuk Life Insurance Corp. yang di sebut sebagai penawaran umum perdana terbesar di India, dapat melindungi rupee.

Nilai tukar rupee naik 0,4 persen pada Selasa menjadi 75,63 per dolar AS. “[Di luar lonjakan sementara dolar/rupee yang di perkirakan dalam empat hingga enam minggu ke depa.

kami melihat arus satu kali dan musiman neraca berjalan kuartal 1 yang akan berpengaruh.

Menurutnya, selama minyak tetap jinak, rupee akan mengakhiri tahun fiskal di bawah level saat ini .