No Widgets found in the Sidebar
Penyakit Herpes
Penyakit Herpes Di ketahui Wanita Telah Tertular

Penyakit Herpes Di ketahui Wanita Telah Tertular, Seorang wanita membagikan kisahnya yang tertular herpes di TikTok mendadak viral.

Wanita yang di ketahui bernama Camilla ini memperlihatkan luka-luka yang ada di sekitar mulutnya.
Lewat akun TikTok @camiillaguldborg itu, Camilla mengatakan dirinya tertular herpes usai berciuman dengan seorang pria. Dalam video tersebut menjelaskan kondisinya.

saat pria pertama yang Anda cium dalam setahun menulari herpes,” tulisnya yang di kutip.

Ini di sebut wabah pertama HSV-1 yang sangat parah, tidak terlihat seperti ini dalam setiap kasus. Orang lain tidak tahu dia (pria yang menciumnya) memilikinya (terinfeksi herpes),” sambungnya. adalah virus yang menyebabkan infeksi kulit yang bisa terjadi seumur hidup, dan menyebabkan luka yang menyakitkan, gatal, serta lecet.

1. Penyakit Herpes, Memang Apa Saja Penularannya?

Herpes adalah salah satu penyakit menular yang di sebabkan oleh infeksi virus herpes. Virus herpes yang paling di kenal adalah herpes simpleks yang menjadi penyebab herpes oral dan genital. Namun, sebenarnya terdapat delapan virus herpes yang bisa menginfeksi dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Masing-masing virus ini di tularkan dengan cara yang berbeda-beda. Berikut ini adalah cara penularan penyakit herpes yang paling umum.

2. Penyakit Herpes Berbagai Cara Penularan Penyakit Herpes


Saat ini, herpes kulit adalah jenis penyakit herpes yang kasusnya paling banyak di temui.

Berdasarkan virus penyebabnya, herpes kulit terbagi dari empat jenis yakni herpes oral, herpes genital, cacar air, dan herpes zoster (cacar api).

Gejala utama herpes kulit adalah ruam, lenting (lepuhan berisi cairan), lesi atau luka kulit yang bisa di sertai dengan rasa gatal dan nyeri.

Jenis pertama adalah virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1). Jenis herpes ini biasanya menyerang area mulut dan bibir.

Infeksi herpes simpleks tipe 2 (HSV-2) menyerang area genital dan anus baik laki-laki maupun perempuan.

Sementara baik cacar air maupun herpes zoster di sebabkan oleh infeksi virus varicella zoster.

Penyakit Herpes/Virus herpes lainnya bisa menyebabkan penyakit demam kelenjar (mononukleosis), infeksi sel darah dan ginjal, cytomegalovirus, dan kanker sarkoma kaposi.

Semua virus herpes bisa di tularkan satu orang ke orang lainnya. Namun, penularan virus herpes kulit lebih mudah dan cepat di bandingkan virus herpes lainnya.

Baca Juga  Tidak Terfikirkan Shahrukh Khan Bisa Bertahan 30 Tahun

Secara umum, cara-cara penularan virus herpes bisa terjadi melalui:

1. penyakit Herpes Dan Cara Pencegahannya, Kontak fisik dengan orang yang kena herpes


Penularan virus herpes berlangsung ketika virus berpindah dari tubuh orang yang terinfeksi ke orang yang sehat.

Anda bisa tertular herpes kalau bersentuhan langsung (kulit ke kulit) dengan seseorang yang terkena penyakit herpes kulit.

Menurut CDC, kemungkinan penularan herpes kulit yang paling besar terjadi saat-saat berikut.

Ruam kulit baru saja muncul.
Ruam berubah menjadi lenting yang di tandai dengan kulit melepuh dan terisis cairan atau nanah.
Lenting mengering dan berubah menjadi luka kering (koreng).
Namun, virus penyebab herpes kulit juga bisa di tularkan semenjak penderita terinfeksi.

Meskipun ruam atau lenting pada kulit belum muncul atau Anda tidak merasa sakit sama sekali, Anda tetap dapat menularkan virus herpes pada orang yang sehat melalui kontak antar kulit.

2. Penyakit Herpes Pencegahan Kedua, Hubungan seksual dan seks oral

Melakukan hubungan seksual yaitu penetrasi seks (penis ke vagina) dengan pasangan yang mengidap herpes bisa membuat Anda tertular virus herpes simpleks tipe 2.

Selain penetrasi, seks oral atau anal juga jadi penyebab penularan herpes oral dan herpes genital.

Untuk herpes genital, penularan berlangsung ketika orang yang sehat menerima seks oral dari orang yang terinfeksi herpes oral.

Risiko penularan akan semakin tinggi apalagi jika Anda berhubungan seks tanpa kondom.

Nah, jika Anda atau pasangan Anda mengidap herpes, jangan menggunakan mainan seks secara bergantian.

Virus herpes simpleks memang umumnya tidak bisa hidup di permukaan benda mati.

Namun, mainan seks yang masih basah oleh sperma atau cairan vagina mungkin saja menjadi media perantara virus untuk berpindah ke pasangan.

3. Berciuman dan air liur


Penularan herpes bisa terjadi lewat sentuhan bibir atau berciuman.

Hal ini terutama untuk jenis virus herpes yang cara penularan utamanya melalui kontak langsung dengan mulut atau dari air liur.

Virus herpes tersebut adalah penyebab herpes oral (HSV-1) dan demam mononukleosis (virus Eipstein-Barr).

Ini karena virus herpes ini sangat mudah di tularkan melalui area yang cukup lembap.

Selain itu, air liur yang di keluarkan saat bersin dan batuk (droplet) oleh penderita dapat menjadi media penularan varicella zoster pada saat gejala awal muncul.

Gejala awal ini berupa demam, sakit kepala, dan kelelahan.

Virus herpes ini bisa di tularkan ketika Anda menghirup udara yang terkontaminasi droplet tersebut.

4. Melahirkan normal

Sebagian besar virus herpes memiliki kemungkinan untuk di tularkan melalui proses melahirkan, seperti sarkoma kaposi dan cytomegalovirus.

Baca Juga  Miris Kondisi Pacar Eril Saat Di Temukan Di Swiss

Jika seorang wanita mengidap virus herpes di vagina, ia berisiko untuk menularkan virus herpes pada bayinya saat melahirkan normal.

Cytomegalovirus yang di tularkan melalui persalinan normal dapat menyebabkan penyakit infeksi bawaan yang bisa memengaruhi proses tumbuh kembang anak.

Meskipun begitu, cara penularan herpes ini memang jarang terjadi.

Namun, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda untuk melakukan pemeriksaan penyakit herpes.

Dengan begitu, Anda dapat mencegah kemungkinan penularan herpes pada bayi saat melahirkan nanti.

5. Memakai alat yang terkontaminasi virus herpes


Cara penularan ini memang tidak umum untuk semua virus herpes, tetapi Anda perlu mewaspadainya.

Virus herpes simpleks tidak bisa hidup lama pada permukaan benda mati, Apalagi kalau benda tersebut kering.

Namun, virus penyebab herpes oral bisa ditularkan ketika Anda menggunakan lipstik atau alat makan yang sama dengan penderita.

Meski begitu, kemungkinan Anda tertular herpes melalui benda-benda yang habis digunakan oleh pengidap herpes simpleks amat kecil.

Begitupun dengan virus herpes penyebab sarkoma kaposi atau infeksi darah dan ginjal (HHV 6 dan 7), ketiganya lebih umum ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah, sperma, dan cairan vagina.

Hanya saja, penggunaan alat makan secara bergantian dengan penderita tetap bisa menjadi cara penularan untuk virus penyebab cacar air, cacar api, dan mononukleosis.

Nah, penularan dengan memakai pakaian yang sama dengan penderita mungkin tidak umum ditemukan.

Sebaiknya, Anda tetap menghindari dengan mencuci terlebih dulu pakaian sudah dikenakan penderita sebelum Anda gunakan.

Terdapat beberapa cara penularan penyakit herpes, tapi secara umum berkaitan dengan kontak dekat dengan penderitanya.

Oleh karena itu, pastikan Anda menghindari interaksi langsung dengan orang yang terinfeksi penyakit ini.

Cara Ini Dapat Di Gunakan Sebagai Pencegahan Herpes

Pencegahan Herpes


Lalu apa saja pencegahan herpes yang bisa di lakukan tersebut? Pencegahan herpes ini pada dasarnya berbeda-beda dengan penyakit yang di timbulkan. Hal ini karena, virus herpes terdiri dari berbagai jenis dan menyebabkan penyakit yang berbeda-beda. Oleh karena itu, berikut ini akan di jelaskan pencegahan herpes yang bisa Anda lakukan berdasarkan penyakitnya.

Mencegah cacar air


Langkah pencegahan yang pertama, yaitu mencegah cacar air. Penyakit ini umumnya di tandai dengan lenting merah berair yang muncul hampir di sekujur tubuh. Penyakit ini di sebabkan oleh salah satu virus herpes, yaitu Varicella Zoster. Untuk mencegahnya, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini.

Mendapatkan vaksin cacar untuk melindungi diri dari infeksi virus Varicella Zoster. Vaksin ini umumnya di berikan pada anak-anak di bawah 13 tahun dan orang dewasa yang belum pernah terkena cacar air.

Jangan mendekati orang yang sedang menderita cacar air karena salah satu penularan tercepat, yaitu kontak langsung.

Baca Juga  Cara Memelihara Burung Dara Dan Cara Merawatnya Versi Ku

Hindari menggunakan peralatan yang sama dengan penderita cacar air, seperti handuk, pakaian hingga sisir.

Segera bersihkan tangan dan benda-benda yang pernah berkontak langsung dengan penderita cacar air menggunakan sabun atau cairan antiseptik.

Mencegah herpes oral dan genital


Selain cacar air, herpes juga dapat menyebabkan munculnya herpes oral dan herpes genital. Kedua penyakit ini di sebabkan oleh Herpes Simplex Virus I dan Herpes Simplex Virus II. Pada herpes oral umumnya akan menimbulkan gejala berupa luka dan ruam serta rasa nyeri pada area mulut. Sedangkan herpes genital, akan menimbulkan rasa nyeri, ruam, dan luka di area kelamin. Untuk mencegah kondisi ini terjadi pada Anda, maka Anda bisa melakukan pencegahan berikut ini.

  • Hindari hubungan seksual tanpa kondom jika berhubungan dengan pasangan yang Anda tidak kenal. Hal ini karena Anda tidak tahu apakah pasangan Anda bebas dari virus herpes atau tidak.
  • Hindari berhubungan seksual dengan banyak pasangan karena penyebaran virus akan semakin tinggi.
  • Hindari melakukan oral seks karena virus herpes dapat berpindah dari kelamin ke mulut ataupun sebaliknya.
  • Hindari berhubungan seksual dengan pasangan yang sedang mengalami luka pada kelamin, hingga luka tersebut benar-benar sembuh.

Mencegah mononukleosis


Mononukleosis merupakan penyakit yang di sebabkan oleh salah satu virus herpes, yaitu virus Epstein-Barr. Penyakit ini juga sering di sebut dengan istilah the kissing di sease karena penyebabnya yaitu air liur saat penderita berciuman dengan orang lain. Beberapa gejala yang di timbulkan oleh penyakit ini, yaitu radang tenggorokan dan pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher dan bawah ketiak. Lalu bagaimanakah cara mencegah penyakit ini? Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

  • Jangan berciuman dengan penderita penyakit ini karena media penularannya adalah air liur.
  • Gunakan masker saat berada di kerumunan terutama di dekat penderita penyakit ini karena droplet air liur dapat keluar saat penderita bersin, batuk bahkan bercerita.
  • Hindari menggunakan peralatan secara bersama-sama terutama peralatan makan dengan penderita penyakit mononukleosis.
  • Selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara teratur, terutama setelah menyentuh benda-benda yang tidak di ketahui kebersihannya.
  • Cukupi waktu tidur dan berolahraga yang rutin agar daya tahan tubuh meningkat sehingga tidak mudah terinfeksi virus.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Nah, itulah beberapa pencegahan herpes berdasarkan penyakitnya yang bisa Anda lakukan. Apabila Anda telah terinfeksi penyakit herpes ini, usahakan untuk selalu menjaga diri dari orang lain agar tidak menularkan virus ke orang lain. Selain itu, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan pengobatan yang lebih tepat dan menghindari terjadinya komplikasi yang lebih buruk lagi.