Langkah Mudah Menyetel Karburator

Langkah Mudah Menyetel Karburator, Pada motor-motor yang diproduksi dibawah tahun 2010 banyak yang masih menerapkan sistem karburator. Karburator sendiri adalah alat yang digunakan sebagai pengabut atau mencampurkan bensin kedalam udara yang menuju kemesin. Karburator, bekerja secara mekanis dengan sistem vakum. Namun, karburator yang bekerja secara konvensional ini perlu dilakukan penyetelan untuk menjaga idle RPM tetap stabil dan ideal. Ideal dalam hal ini adalah seimbang antara power yang dihasilkan dengan konsumsi bahan bakar. Ciri-ciri karburator yang perlu dilakukan setting ulang antara lain ;

  • Tenaga mesin berkurang, ini karena suplai angin di dalam karburator terganggu akibat adanya kotoran yang menggumpal. Dengan melakukan penyetelan kita juga bisa memakasa kotoran tersebut untuk keluar.
  • Mesin susah di hidupkan, saat mesin susah di hidupkan jangan langsung memvonis busi terusan. Karena selain busi karburator juga berpengaruh terhadap proses starting mesin.
  • Busi motor basah, ini merupakan tanda kalau busi mati. Tetappi, busi yang mati ini bisa juga di sebabkan karena pengaruh dari campuran bensin yang tidak ideal. Sehingga biasakan melakukan setting karbu seusai mengganti busi.
  • Mesin brebet di RPM rendah, mesin yang brebet adalah gejala umum yang muncul karena setelang angin tidak tepat pada karburator (bisa lebih banyak ataupun sedikit)

Kalau gejala-gejala di atas sudah anda rasakan pada sepeda motor anda, maka segera lakukan penyetelan ulang karburator. Sebelum melakukan penyetelan karburator, anda perlu mengetahui dulu dua sekrup penyetel pada karburator. Lantas bagaimana cara menyetel karburator pada motor ? simak ulasan lengkapnya di bawah.

1. Hidupkan mesin

Langkah Mudah Menyetel Karburator Langkah pertama, hidupkan mesin motor anda. Ini di lakukan karena penyetelan karburator harus di lakukan saat karburator itu bekerja. Sementara untuk membuat karburator bekerja kita perlu menghidupkan mesin terlebih dahulu.

Baca Juga  Manfaat Kolagen Bagi Tubuh Agar Terlihat Cantik

2. Putar Sekrup penyetel gas kearah kanan

Pertama Langkah Mudah Menyetel Karburator, putar sekrup penyetel gas kearah kanan atau searah jarum jam. Dengan melakukan penyetelan ini maka sekrup akan semakin masuk kedalam karbu dan semakin menekan katup gas yang berbentuk trapesium. Akibatnya katup gas semakin terbuka dan RPM mesin semakin tinggi. Dalam proses ini, jangan terlalu banyak cukup satu setengah hingga dua putaran saja.

3. Tutup sekrup angin

Langkah Mudah Menyetel Karburator Setelah RPM naik hingga di atas 1.500 RPM, lalu anda tutup sekrup penyetel angin dengan memutarnya kearah kanan (searah jarum jam). Dengan memutarnya kekanan, anda menutup saluran udara menuju mesin. Saat saluran ini tertutup maka RPM mesin semakin berkurang dan putaran mesin juga agak brebet. Ini adalah hal yang wajar karena udara yang masuk ke mesin itu kurang. Namun jangan sampai mesin mati. Kalau sebelum saluran udara tertutup mesin sudah akan mati, maka hentikan putaran sekrup angin ini. Biarkan hingga RPM terendah yang bisa mesin capai.

4. Buka sekrup angin sampai RPM tertinggi

Langkah selanjutnya, dengan menggunakan obeng langsung putar sekrup penyetel udara kearah kiri atau arah membuka. Proses ini akan membuka saluran udara yang sebelumnya kita tutup. Sehingga RPM akan berangsur naik. Tetapi jangan putar hingga sekrup terlepas, ini adalah proses yang menentukan ideal tidaknya sebuah campuran nantinya. Oleh karena itu gunakan feeling anda untuk merasakan di titik mana RPM tertinggi itu muncul.

Misalkan, ketika anda memutar sekrup udara hingga 2,5 putaran namun RPM masin berangsur naik maka teruskan putaran. Apabila pada putaran 2,6 RPM sudah mencapai RPM tertinggi maka di putaran 2,7 keatas tidak ada lagi penambahan RPM. Sehingga RPM tertinggi ada di putaran 2,6.

5. Turunkan setelan gas

Terakhir, apabila sekrup penyetel udara sudah di set secara benar kita tinggal mengatur idel RPM dengan melakukan penyetelan sekrup gas. Sebelumnya, sekrup gas ini di putar kekanan hingga RPM naik. Kali ini sekrup gas di putar kearah sebaliknya (arah mengendorkan/arah balik jarum jam) hingga mencapai idle RPM yang di inginkan. Putar sekrup ini hingga RPM mencapai sekitar 900 hingga 1000. RPM ini di tengarai sebagai idle RPM standar untuk motor.

Baca Juga  Suzuki Punya City Mobil Dan Cara Merawat Mobil

Setelah semua penyetelan sudah selesai, maka tes mesin motor anda. Pertama matikan dulu mesinnya, lalu hidupkan menggunakan electric starter atau kick starter. Harusnya mesin dapat hidup dalam satu kali proses cranking. Kalau ternyata mesin masih sulit hidup, atau bahkan brebet maka anda perlu memeriksa komponen lain seperti busi.

Bagaimana dengan motor matic ?

Gambar ilustrasi di atas, memang di ambil dari jenis motor bebek yang memiliki karburator yang mudah di akses. Sementara untuk motor matic, karena letak mesinnya berada di bawah jok maka anda perlu membuka dulu bagasi di dalam jok untuk mengakses karburator. Kalau tidak, anda juga bisa melepas cover depan mesin di bawah jok. Sementara teknis penyetelan, sama persis dengan yang di jelaskan di atas. Demikan artikel lengkap dan jelas mengenai cara menyetel karburator motor bebek dan matic. Semoga bisa menambah ketrampilan kita dan menambah wawasan kita.

Jenis Karburator

Langkah Mudah Menyetel Karburator

Karburator adalah sebuah perangkat yang di gunakan untuk mensuplai bensin kedalam aliran udara dengan perbandingan yang ideal pada semua RPM. Dari berbagai merk motor, ternyata karburator itu tidak cuma satu macam. Setidaknya, ada tiga jenis karburator yang banyak di pakai pada sepeda motor.

1. Karburator tipe venturi tetap

Jenis yang pertama adalah karburator tipe venturi tetap. Ini adalah tipe karburator paling basic. Di mana terdapat sebuah venturi dengan di ameter yang paten atau tidak bisa di ubah-ubah. Venturi adalah saluran sempit yang terdapat pada saluran intake yang bertujuan untuk mempercepat aliran udara. Sehingga bensin mampu terhisap.

Pada karburator tipe venturi tetap, di ameter venturi ini sudah di tetapkan dan tidak bisa di ubah. Untuk mengubah kecepatan mesin, di lakukan dengan sebuah katup yang di posisikan di belakang venturi.

Baca Juga  Cara Download Video IG Yang Sedang Hits

2. Karburator tipe variable venturi

Tipe kedua adalah variable venturi, pada tipe ini di ameter venturi bisa berubah-ubah. Jadi seperti yang sudah saya katakan di atas, kalau venturi ini merupakan saluran kecil yang terdapat pada saluran intake. Semakin kecil di ameternya, maka semakin terbatas udara yang di lewatkan. Pada karburator tipe variable venturi, pengubahan di ameter venturi di lakukan untuk mengatur kecepatan mesin.

Jadi ketika stasioner, di ameter venturi berada pada level minimal. Dan saat venturi terbuka penuh maka mesin RPM mesin akan tinggi. Pada sepeda motor, tipe ini yang paling banyak di pakai terutama untuk motor 150 cc kebawah. Alasannya, sistemnya cukup sederhana. Karburator variable venturi sendiri, punya beberapa tipe seperti PE, PWK, PJ, dan PWM. Tipe-tipe ini di bedakan berdasarkan bentuk skep, skep itu komponen yang berfungsi mengatur di ameter venturi. Ternyata, bentuk dari skep ini akan mempengaruhi karakter dari mesin.

3. Karburator tipe vakum

Bisa di bilang, tipe ini merupakan gabungan antara karburator tipe variable dengan tipe karburator tipe variable tetap. Di katakan gabungan karena pada tipe ini, untuk mengendalikan kecepatan mesin di lakukan oleh katup gas yang posisinya setelah venturi sama seperti tipe venturi tetap. Namun, di ameter venturi pada tipe ini juga bisa berubah-ubah namun yang mengendalikan pengubahan venturi ini bukan handle gas. Melainkan sebuah ruang vakum yang terhubung ke intake manifold. Jadi, venturi akan secara otomatis berubah berdasakan RPM mesin.

Itulah penjelasan singkat tentang jenis -jenis karburator Dan cara menyetelnya yang banyak di gunakan pada sepeda motor. Nah jika masih penasaran dengan tutorial -tutorial lainnya bisah ko cek di palabrafiel oke sobat otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *