No Widgets found in the Sidebar
12 Cara Menghentikan Pendarahan

12 Cara Menghentikan Pendarahan, Cara menghentikan pendarahan saat luka penting untuk di ketahui untuk mencegah timbulnya komplikasi. Oleh karena itu kamu harus, memahami cara menghentikan pendarahan dan mengetahui kapan harus mencari bantuan medis adalah sesuatu yang penting.

Ke Adaan Darurat Pendarahan

Sebelum menjelaskan mengenai 12 Cara Menghentikan Pendarahan , hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi tingkat ke parahan luka. Hal ini menjadi penting karena terdapat beberapa situasi di mana orang awam tidak boleh memberikan 12 Cara Menghentikan Pendarahan. Jika kamu menduga terdapat pendarahan internal atau jika terdapat benda asing yang tertanam di lokasi cedera, segera hubungi 112 atau bawa ke unit gawat darurat. Penanganan medis untuk luka di perlukan jika Luka tusuk atau luka yang dalam. Lokasi luka berada di wajah. Luka di sebabkan oleh gigitan hewan. Terdapat benda asing yang tidak bisa di keluarkan setelah di bersihkan dengan air. Pendarahan tidak berhenti setelah 15 hingga 20 menit membutuhkan pertolongan pertama.

Jika seseorang mengalami pendarahan hebat, waspadai gejala syok. Kulit yang di ingin dan lembap, denyut nadi yang melemah, serta ke hilangan ke sadaran dapat mengindikasikan bahwa seseorang akan mengalami syok karena ke hilangan darah. Bahkan dalam kasus ke hilangan darah sedang, pendarahan mungkin menyebabkan pusing atau mual.

Berbagai Cara Menghentikan Pendarahan saat Luka

Cedera yang mengakibatkan pendarahan adalah sesuatu yang umum terjadi. Akan tetapi apa pun penyebabnya, pendarahan meskipun kecil adalah sesuatu yang perlu menghentikan pendarahan. Sering kali cedera dapat di rawat di rumah, tetapi penting bagi kamu untuk mengetahui cara melakukannya dengan aman. Berikut adalah beberapa cara menghentikan pendarahan yang bisa di lakukan, di antaranya:

12 Cara Menghentikan Pendarahan Memberikan Tekanan

Tekanan pada luka adalah cara terbaik untuk menghentikan pendarahan. Letakkan sepotong bahan yang bersih dan kering seperti perban, handuk, atau kain pada luka, setelah itu tekan dengan ke dua tangan. Pertahankan tekanan terus-menerus sampai pendarahan berhenti. Memeriksa terlalu cepat untuk melihat apakah pendarahan telah berhenti dapat mengganggu proses penyembuhan.

Baca Juga  Membongkar 10 Mitos Kehamilan Teratas

12 Cara Menghentikan Pendarahan Angkat Area yang Terkena

Mengurangi aliran darah juga akan membantu menghentikan pendarahan, jadi angkat area yang terkena jika memungkinkan. Jika cedera pada tangan atau lengan, cukup angkat di atas kepala. Jika cedera pada ekstremitas bawah, berbaring dan angkat area yang terkena di atas posisi jantung. Cara ini akan membantu sirkulasi ke organ vital saat menunggu bantuan tiba. Berikan juga sedikit tekanan pada area luka untuk menghentikan pendarahan sambil menunggu bantuan datang.

12 Cara Menghentikan Pendarahan Kompres Es

Meletakan es ke luka akan menyempitkan pembuluh darah, sehingga memungkinkan gumpalan terbentuk lebih cepat dan menghentikan pendarahan. Cara terbaik ini untuk melakukannya adalah dengan membungkus es dengan kain dan meletakkannya di atas luka untuk menghentikan pendarahan.

12 Cara Menghentikan Pendarahan Kantong TEH

Menggunakan kantong teh bekas pada luka ternyata juga dapat di gunakan sebagai cara menghentikan pendarahan saat luka. Teh mengandung tanin yang bersifat hemostatik, yang berarti dapat menyebabkan darah menggumpal. Tanin mengandung zat yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Senyawa ini juga merupakan jenis antiseptik yang membunuh bakteri dan membantu luka tetap bebas dari infeksi dan dapat menghentikan pendarahan.

Petroleum Jelly

Petroleum jelly mengandung campuran minyak dan lilin yang dapat di gunakan untuk melindungi kulit. Cara ini umumnya di gunakan oleh petinju dan seseorang yang melakukan seni bela diri untuk merawat luka dari aktivitas yang di lakukannya. Petroleum jelly paling baik di gunakan untuk menghentikan pendarahan dari luka ringan. Sebelum menggunakannya, bersihkan luka dan keringkan kulit terlebih dahulu.

Witch Hazel

Witch hazel adalah semak yang di percaya memiliki khasiat medis, terutama untuk kulit dan ke cantikan. Ekstrak tanaman ini mampu menghentikan pendarahan secara eksternal dengan menerapkannya pada luka. Penting untuk menggunakan ekstrak tanaman ini dari merek yang memiliki reputasi baik.

Antiperspirant

Selain mengecilkan kelenjar keringat, aluminium klorida dalam antiperspirant juga dapat menyempitkan pembuluh darah sehingga membantu pembekuan luka dan dapat menghentikan pendarahan. Sebuah studi mengungkapkan, aluminium klorida terbukti menjadi cara yang cepat dan efektif untuk mengendalikan dan menghentikan pendarahan eksternal ringan.

  1. Mouthwash
Baca Juga  Manfaat Mencuci Muka Dan Sensasi

Alkohol dalam mouthwash bertindak sebagai zat yang membantu pembekuan darah lebih cepat. Selain itu, kandungan aminocaproic acid (Amicar) di dalamnya juga dapat membantu mengobati pendarahan di mulut yang disebabkan oleh perawatan gigi. Nah, itulah berbagai cara menghentikan pendarahan saat luka yang bisa Anda lakukan

Tekan Luka berdarah

Cara pertama untuk menghentikan perdarahan pada luka Anda adalah dengan menekan atau menutup luka terbuka yang berdarah. Darah perlu menggumpal untuk memulai proses penyembuhan dan menghentikannya.

Tutup dan tekan luka dengan kasa atau penutup luka lainnya. Kasa akan menahan darah pada luka dan membantu proses pembekuan darah. Jika Anda tidak memiliki kasa, Anda bisa menggunakan handuk bersih untuk melakukan ini.

Jika kasa atau handuk sudah penuh dengan darah, tambahkan lapisan kasa atau handuk lainnya. Jangan melepas kasa tersebut, karena akan menghilangkan agen-agen pembukan darah dan mendorong darah untuk keluar.

Angkat bagian tubuh yang luka berdarah

Arah gravitasi membuat aliran darah turun lebih mudah daripada mengalir ke atas. Jika Anda menahan satu tangan di atas kepala Anda dan yang lain di sisi tubuh Anda, tangan yang ke arah bawah akan berwarna merah muda sementara yang lebih tinggi akan pucat.

Prinsip ini bisa Anda gunakan sebagai cara untuk menghentikan perdarahan. Jika tangan Anda yang mengalami perdarahan, angkat tangan yang terluka sampai posisinya lebih tinggi dari jantung (dada). Dengan mengangkat luka, Anda dapat memperlambat aliran darah.

Saat darah melambat, lebih mudah untuk menghentikannya dengan dibantu tekanan langsung pada luka. Ingat, posisi tangan yang terluka harus di atas jantung dan Anda harus tetap menekannya.

Titik tekanan

Titik tekanan adalah area tubuh di mana pembuluh darah berjalan dekat ke permukaan. Dengan menekan pembuluh darah ini, aliran darah akan melambat, sehingga memungkinkan tekanan langsung untuk menghentikan perdarahan.

Saat menggunakan titik tekanan, pastikan Anda menekan titik yang lebih dekat ke jantung daripada luka. Titik-titik tekanan yang umum adalah:

  • Lengan antara bahu dan siku – arteri brakialis
  • Daerah selangkangan sepanjang garis bikini – arteri femoral
  • Di belakang lutut – arteri poplitea
Baca Juga  Obat Alami Darah Tinggi Dan Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ingatlah untuk menjaga agar posisi tubuh yang luka tetap lebih tinggi di atas jantung dan tetap menekan langsung pada lukanya.

Perlukah pasang turniket

Turniket bisa sangat membatasi atau menyumbat aliran darah ke lengan atau kaki yang dipasangkan alat ini. Menggunakan turniket untuk menghentikan perdarahan berpotensi merusak pembuluh darah seluruh lengan atau kaki.

Turniket di gunakan hanya untuk ke adan darurat yang mendesak seperti perdarahan hebat dan darah tidak berhenti dengan penekanan. Juga, turniket hanya boleh di gunakan oleh orang yang memahami cara pakainya dengan baik serta tidak di lakukan untuk setiap kasus perdarahan.

Turniket harus di kencangkan sampai luka berhenti berdarah. Jika ada perdarahan pada luka setelah menggunakan turniket, maka turniket harus di kencangkan.

Mencegah Terjadinya Infeksi

Meski pendarahan telah berhenti, penting untuk menjaga luka tetap bersih untuk mencegah infeksi. Bilas luka dengan air dan gunakan sabun untuk mencuci area sekitarnya. Hindari menggunakan sabun pada luka. Jika memungkinkan, bersihkan kotoran di dalam luka dengan pinset. Penting untuk membersihkan pinset dengan alkohol sebelum menggunakannya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Terdapat beberapa jenis perdarahan yang di anggap mengancam jiwa, termasuk:

Darah yang menyembur keluar dari luka atau terus-menerus mengeluarkan darah. Pakaian yang di gunakan basah oleh darah. Perban yang berlumuran darah. Kehilangan seluruh atau sebagian dari lengan atau kaki. Pendarahan menyebabkan seseorang bingung atau tidak sadar.

Dalam kasus ini, segera cari bantuan medis dengan menelepon 112 atau segera bawa ke rumah sakit terdekat. Bahkan jika pendarahan telah berhenti, seseorang harus mengunjungi dokter jika

Lukanya mungkin perlu di jahit. Kotoran tidak dapat di hilangkan dengan mudah. Mungkin ada pendarahan internal atau syok. Terdapat tanda-tanda infeksi. Luka di sebabkan oleh gigitan hewan atau manusia. Belum pernah mendapat suntikan tetanus dalam 5 tahun terakhir.

Pendarahan yang tidak terkontrol adalah penyebab kematian nomor satu akibat trauma yang dapat di cegah. Oleh karena itu, mengetahui cara menghentikan perdarahan adalah sesuatu sangat penting